Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui kanal live streaming YouTube ini diikuti oleh para warga belajar (siswa) dari ruang kelas masing-masing mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, dengan didampingi oleh para tutor yang bertugas mengajar.
Kegiatan ini diawali dengan arahan dari pimpinan daerah dan penanggung jawab sektor pendidikan di Kabupaten Sleman:
Sambutan Bupati Sleman: Mengimbau seluruh peserta didik untuk menjauhi segala bentuk kejahatan jalanan, aksi perundungan (bullying), penggunaan obat-obatan terlarang, serta paham radikal yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman: Menjelaskan pentingnya sinergi antara sekolah, pengelola lembaga pendidikan nonformal, dan orang tua dalam mengawasi serta membimbing aktivitas belajar anak agar tetap berada di jalur yang positif.
| Unsur Instansi | Perwakilan Penandatangan |
| Pemerintah Daerah & Pendidikan | Forkopimda Kabupaten Sleman, Dikpora DIY, Kemenag Sleman, Balai Dikmen Sleman |
| Aparat Penegak Hukum & Keamanan | Polda DIY, Dandim Sleman, Kepala BNN Sleman, Kasi Intel Kejari Sleman, Panitera Hukum PN Sleman |
| Perwakilan Satuan Pendidikan | Kepala SMK Negeri 1 Seyegan, Kepala SMP Negeri 2 Moyudan |
Selama jalannya deklarasi, warga belajar PKBM SAKA Seyegan mengikuti setiap tahapan dengan khidmat dan antusias. Keikutsertaan PKBM SAKA Seyegan menegaskan peran penting pendidikan nonformal dalam membentengi moral dan karakter peserta didik.
"Melalui momentum deklarasi ini, PKBM SAKA Seyegan berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif. Kami berharap warga belajar tidak hanya dibekali keahlian dan pengetahuan akademik, tetapi juga kesadaran hukum serta nilai-nilai toleransi untuk menolak segala bentuk kekerasan dan radikalisme," tegas pengelola PKBM SAKA Seyegan.
Melalui kegiatan ini, PKBM SAKA Seyegan siap mendukung penuh implementasi hasil deklarasi demi menciptakan iklim belajar yang aman dan bebas dari gangguan kenakalan remaja di Kabupaten Sleman.
Jurnalis : DUMP.


0 Komentar