SLEMAN - Kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Junudul
Falah, Cebongan Mlati Sleman pada 31 Maret 2026 menyisakan duka bagi para santri.
Merespons musibah tersebut, PKBM Saka Seyegan bergerak cepat melakukan aksi
kemanusiaan dengan menggandeng Yayasan Trisaka Yogyakarta, para tutor, peserta
didik, serta kolaborasi KSB (Kampung Siaga Bencana) Margomulyo.
Kolaborasi lintas elemen ini menyalurkan berbagai bantuan logistik untuk meringankan beban para santri yang kehilangan harta bendanya. Bantuan yang diberikan fokus pada kebutuhan mendasar pascabencana, di antaranya pakaian layak pakai, alat ibadah, dll.
Kepala Sekolah PKBM Saka Seyegan, Hermawan Triyono, S.E., Gr.,
menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk
tanggung jawab moral lembaga terhadap masyarakat, khususnya keluarga besar
pesantren.
"Bantuan ini merupakan
bagian dari program utama Yayasan Trisaka Yogyakarta. Kami tidak hanya berfokus
pada bidang pendidikan saja, tetapi juga memiliki komitmen kuat di bidang
sosial, semoga bermanfaat!" ujar Hermawan saat ditemui di lokasi penyerahan bantuan.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan
adanya ikatan emosional yang kuat antara PKBM Saka Seyegan dengan Ponpes
Junudul Falah.
"Apalagi santri-santri di
pondok tersebut sebagian besar adalah siswa kami yang menempuh pendidikan di
PKBM Saka Seyegan. Jadi, mereka sudah seperti anak-anak kami sendiri. Kami
ingin memastikan proses belajar mereka tidak terhambat meski sedang diuji
musibah ini," tambahnya.
Keterlibatan KSB Margomulyo dalam
penyaluran ini memastikan bantuan terdistribusi dengan tepat sasaran. Para
peserta didik PKBM juga turut terjun langsung dalam proses pengumpulan dan
penyortiran bantuan, hal ini dimaksudkan sebagai sarana edukasi karakter untuk
menumbuhkan rasa empati dan jiwa gotong royong sejak dini.
Pihak Pondok Pesantren Junudul
Falah menyambut haru kedatangan tim gabungan ini. Bantuan tersebut diharapkan
dapat memberikan semangat baru bagi para santri untuk kembali bangkit dan
menjalankan aktivitas ibadah serta belajar seperti sedia kala.


.jpeg)
0 Komentar