BAN PDM DIY Gelar Rakor Sasaran Akreditasi 2026 Bagi PKBM di Kabupaten Sleman

BAN PDM DIY Gelar Rakor Sasaran Akreditasi 2026 Bagi PKBM di Kabupaten Sleman

 


Badan Akreditasi Nasional PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN PDM) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penetapan sasaran akreditasi tahun 2026. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman ini berlangsung dengan fokus utama pada penguatan mutu lembaga pendidikan nonformal.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan dari 12 lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sleman. Ke-12 lembaga tersebut merupakan entitas yang telah ditetapkan masuk ke dalam daftar sasaran akreditasi untuk periode tahun 2026.

Tujuan utama dari pertemuan ini adalah:

  • Sosialisasi Instrumen Baru: Memberikan pemahaman mendalam mengenai mekanisme dan instrumen akreditasi terbaru.
  • Pemetaan Kesiapan: Meninjau sejauh mana kesiapan dokumen dan manajerial lembaga PKBM dalam menghadapi visitasi.
  • Pendampingan Teknis: Memberikan ruang diskusi bagi pengelola PKBM mengenai kendala administratif maupun operasional yang sering ditemui dalam proses akreditasi.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah barometer kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.

"Akreditasi adalah bentuk tanggung jawab lembaga kepada publik. Melalui rakor ini, kami berharap 12 PKBM sasaran di Sleman dapat mempersiapkan diri secara maksimal guna meraih predikat yang unggul," ujar salah satu pejabat Dinas Pendidikan dalam sambutannya.

Pihak BAN PDM DIY juga memaparkan jadwal berkala (timeline) yang harus dipatuhi oleh lembaga, mulai dari pengisian Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang akurat hingga unggah dokumen melalui sistem Sispena. Dengan terlaksananya rakor ini, diharapkan sinergi antara regulator dan pelaksana pendidikan nonformal di Sleman semakin kuat, demi terwujudnya layanan pendidikan kesetaraan yang lebih bermartabat dan berkualitas di masa depan.

 


REPORTASE : KAK HILDA.

Posting Komentar

0 Komentar