Langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan non-formal terus dipacu oleh PKBM Saka Seyegan. Pada Kamis, 2 April 2026, tiga orang perwakilan pengelola PKBM Saka Seyegan hadir dalam agenda strategis: Pendampingan Persiapan Lembaga Sasaran Akreditasi Tahun 2026.
Acara yang berlangsung di PKBM Pangeran Diponegoro ini menjadi titik temu bagi perwakilan pengelola PKBM dari seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang masuk dalam daftar sasaran akreditasi tahun ini.
Dimulai tepat pukul 13.00 WIB, sesi pendampingan ini dirancang sebagai wadah asistensi teknis bagi lembaga. Fokus utama pembahasan mencakup pengisian instrumen SISPENA yang lebih akuntabel serta penyelarasan dokumen kurikulum dengan realitas pembelajaran di lapangan.
Dalam forum yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB tersebut, para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai indikator-indikator baru yang menjadi titik tekan penilaian asesor pada siklus akreditasi 2026.
Kehadiran tiga pengelola dari PKBM Saka Seyegan bukan sekadar untuk memenuhi undangan, melainkan bagian dari strategi jemput bola untuk memastikan setiap butir instrumen akreditasi dapat dipenuhi dengan predikat unggul.
"Pendampingan ini sangat krusial. Kami bisa saling berbagi praktik baik (best practice) dengan rekan-rekan pengelola se-DIY. Target kami bukan hanya lulus akreditasi, tapi memastikan manajemen PKBM Saka Seyegan benar-benar profesional dan memberikan manfaat maksimal bagi warga belajar," ujar salah satu perwakilan pengelola di sela-sela acara.
reportasi : kak dandhy.

0 Komentar